MIMIKA, Seputarpapua.com | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) se-tanah Papua mencatat jumlah Orang Asli Papua (OAP) per Mei tahun 2026 tercatat berjumlah 5 juta jiwa lebih. Kegiatan Rakorda tersebut diselenggarakan di Jayapura pada tanggal 21-22 Mei 2026.
Wakil Mentri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk yang hadir dalam kegiatan mengungkapkan, kegiatan digelar dalam rangka mendukung implementasi Otonomi Khusus di Tanah Papua khususnya terkait pendataan dan membangun database (basis data) OAP yang akurat, valid juga akuntabel.
“Data base OAP ini sangat penting, dan menjadi salah satu pilar utama suksesnya implementasi Otsus dengan 5T atau Tepat Data, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Sasaran, Tepat Dana,” tegasnya dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Jumat (22/5/2026).
Dalam gelaran Rakorda yang diikuti oleh Disdukcapil 6 Provinsi dan 42 Kab/Kota Se – Tanah Papua, ini dipaparkan hingga Mei Tahun 2026, dari Total Penduduk se-Tanah Papua 5.797.499 jiwa. Sementara jumlah OAP yang sudah terinput dalam Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Plus OAP (SiakPlus) dalam SIAK Terpusat berjumlah 2.283.703, dengan rincian, Papua 500.630, Papua Barat 281.226, Papua Selatan 227.796, Papua Pegunungan 21.102, Papua Barat Daya 256.890 dan Papua Tengah 999.025.
Menurut rencana, guna mendukung pendataan, pada Tahun 2028 akan dilaksanakan Sensus Penduduk OAP dan Sensus Sosial Ekonomi OAP untuk pertama kalinya sejak Lahirnya UU Otonomi Khusus.
“Kegiatan ini tentunya membutuhkan Komitmen dan kerja keras dari Semua pihak Stakehokders di Pusat dan Daerah, MRP, DPRP, DPRK, Lembaga Adat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Dukcapil, Badan Pusat Statistik ( BPS), Distrik, Kelurahan/Kampung, hingga RT/RW,” tutup Ribka.
Reporter : Fachruddin Aji
Editor : Iba